Dalam foto yang bagus, biasanya terdapat hal-hal kecil yang jarang diperhatikan. Kita sering terlalu fokus pada objek utama dalam foto tanpa memerhatikan elemen-elemen pendukung lainnya. Padahal, justru objek-objek pendukung itulah yang membuat foto tampak lebih hidup, lebih seimbang, dan lebih menyenangkan untuk dilihat.
Salah satu elemen pendukung yang sering diabaikan adalah penempatan foreground, middleground, dan background. Dalam dunia fotografi, ketiga lapisan ini memegang peranan penting untuk menciptakan foto yang berdimensi, berkesan realistis, dan bahkan menambah nilai artistik sebuah karya visual.
Konsep ini tidak hanya berlaku dalam fotografi, tapi juga dalam seni visual lainnya seperti lukisan, gambar ilustrasi, video, hingga desain digital. Foreground, middleground, dan background membantu membangun rasa ruang, kedalaman, serta arah pandang dalam media dua dimensi.
Foreground dalam bahasa Indonesia berarti latar depan, jadi kebalikannya dari background. Jika background terlihat dibagian belakang dari objek utama, maka foreground sudah pasti berada dibagian depan objek.
Sebagai contoh foreground adalah ketika memotret manusia ditaman, dengan latar belakang tumbuh-tumbuhan namun didepan objek terdapat tumbuhan lagi meski tidak sampai menutupi objek utama. Itulah yang disebut foreground. Terkadang foreground sering terlihat pada jenis foto tertentu seperti foto landscape, arsitektur, dan untuk menambahkan mood tertentu.

Midleground merupakan salah satu titik yang digunakan dalam fotografi untuk latar bagian tengah, dalam artian objek yang dituju ada antara bagian depan dan belakang. Middleground biasanya menjadi lokasi subjek utama. Ini adalah titik keseimbangan visual antara elemen paling dekat dan paling jauh. Subjek seperti manusia, hewan, atau bangunan sering ditempatkan di sini.

Background dapat diartikan sebagai latar dari sebuah objek. Background menjadi pelengkap sebuah gambar utuh,
Dalam fotografi background adalah bagian paling jauh dari mata. Bisa berupa langit, pegunungan, tembok, atau suasana kota. Background penting untuk menciptakan konteks dan suasana.
Komposisi ini banyak digunakan pada gambar lanscape, pemandangan, atau untuk memperlihatkan lokasi untuk cerita.
Dalam ilustrasi juga bisa menerapkan komposisi ini untuk menentukan objek apa yang berada di depan, di tengah dan di belakang.