Menurut stanton yang dkutip oleh saladin (2006:171) mengemukakan pengertian promosi sebagai berikut:
“Promosi adalah salah satu unsur dalam bauran pemasaran perusahaan yang didayagunakan untuk memberitahukan, membujuk dan mengingatkan tentang produk perusahaan”.
Seperti yang diketahui bahwa kegiatan promosi merupakan salah satu kebijakan pemasaran dalam usaha mewujudkan tujuan perusahaan. Menurut Kennedy dan Soemanagara (2006:119) tujuan perusahaan melakukan kegiatan promosi adalah:
Brand awareness adalah sejauh mana konsumen bisa mengenali atau mengingat suatu merek (brand) dan produk/layanan yang ditawarkan.
Brand awareness bukan hanya tentang logo atau nama brand, tetapi juga mencakup persepsi dan emosi yang konsumen kumpulkan dengan merek tersebut.
Awareness adalah tahap paling awal dari tujuan promosi. Pada tahap ini, fokus utama adalah membuat audiens menyadari keberadaan produk, jasa, atau merek. Audiens belum perlu memahami detail, apalagi membeli. Cukup tahu bahwa merek tersebut ada.
Contoh:
Dalam konteks desain, awareness sering dicapai melalui visual yang kuat, warna khas, tipografi unik, dan konsistensi tampilan.
Setelah audiens sadar akan keberadaan merek, tahap berikutnya adalah memberikan pengetahuan. Promosi pada tahap ini bertujuan menjawab pertanyaan seperti:
Konten promosi mulai bersifat informatif, misalnya:
Likeability bertujuan membangun rasa suka terhadap merek. Audiens mungkin sudah tahu produknya, tetapi belum tentu menyukainya. Faktor yang memengaruhi likeability antara lain:
Tahap motivation bertujuan mendorong audiens untuk bertindak. Tindakan ini tidak selalu berarti membeli, bisa juga:
Believing berfokus pada membangun kepercayaan. Audiens perlu yakin bahwa klaim yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Cara membangun believing antara lain:
Image adalah gambaran atau persepsi yang terbentuk di benak audiens tentang suatu merek. Tujuan promosi di tahap ini adalah mengontrol dan mengarahkan persepsi tersebut untuk memperkuat kredibilitas/kesan perusahaan atau produk dan layanan jasa.
Image tidak dibangun dalam satu kampanye, melainkan melalui konsistensi pesan dan visual dalam jangka panjang.
Promosi juga bertujuan membuat merek mudah diingat. Dalam kondisi pasar yang penuh persaingan, kemampuan audiens untuk mengingat merek menjadi sangat krusial. Bentuk strategi iklan Remembering :
Tujuan promosi tertinggi adalah menciptakan loyalitas. Mengajak konsumen untuk tetap menggunakan produk dan layanan yang dipublikasikan.Promosi pada tahap loyalitas sering berbentuk: