Jalan Ijen Malang: Spot Bersejarah yang Indah untuk Bersantai dan Berkarya

sumber : https://mir.stie-mce.ac.id/programs/joint-summer-program/jalan-ijen/
Jalan Ijen di Malang adalah salah satu kawasan ikonik yang memadukan sejarah kolonial dengan keindahan kota. Dibangun pada masa Hindia Belanda, jalan ini dirancang dengan boulevard lebar yang dihiasi taman hijau dan deretan pohon palem, menciptakan suasana asri dan elegan.
Kawasan ini awalnya diperuntukkan bagi pemukiman elit Eropa, sehingga arsitektur yang menghiasi sepanjang jalannya masih mempertahankan gaya kolonial yang khas. Selain menjadi kawasan bersejarah, Jalan Ijen juga dikenal sebagai salah satu jalan paling indah di Malang, dengan suasana yang menenangkan serta tata kota yang tertata rapi.
Keunikan Arsitektur dan Lanskap Jalan Ijen
Di sepanjang jalan, terdapat bangunan-bangunan bergaya kolonial yang masih terawat, menjadikannya daya tarik wisata sejarah dan arsitektur. Beberapa bangunan bersejarah di sini antara lain rumah-rumah klasik dengan desain art deco dan gereja-gereja tua yang masih berdiri kokoh.
Pemerintah kota telah menetapkan Jalan Ijen sebagai Kawasan Cagar Budaya, menegaskan pentingnya pelestarian nilai sejarah dan budaya kawasan ini. Selain keindahan bangunannya, Jalan Ijen juga sering menjadi pusat berbagai acara budaya, seperti pameran seni, festival kuliner, hingga pertunjukan musik yang menambah daya tariknya sebagai salah satu destinasi favorit warga Malang.
Selain itu, kawasan ini sering digunakan untuk acara Car Free Day setiap akhir pekan. Pada pagi hari, jalan ini ditutup untuk kendaraan bermotor, sehingga warga bisa bebas berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar bersantai menikmati udara segar. Suasana di Car Free Day Jalan Ijen selalu ramai dengan komunitas olahraga, pedagang makanan, hingga seniman jalanan yang memamerkan karya mereka. Momen ini semakin menegaskan bahwa Jalan Ijen bukan hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat modern.
Salah satu spot di Jalan Ijen yang menurut saya sangat cocok untuk bersantai dan menikmati suasana Malang adalah area yang dipenuhi dengan lorong pohon besar. Deretan pohon ini menciptakan kanopi alami yang menutupi jalan utama, memberikan keteduhan bagi pejalan kaki maupun pengendara yang melintas.
Bahkan di siang hari yang terik, suasana di bawah pepohonan ini tetap sejuk, menjadikannya tempat yang nyaman untuk melepas penat. Bagi mereka yang bosan berada di dalam rumah, berjalan-jalan atau duduk santai di kawasan ini bisa menjadi pilihan yang menyenangkan untuk menyegarkan pikiran.

Warna dasar mengambar jl idjen
Merekam Keindahan Jalan Ijen dalam Lukisan
Spot ini juga yang menjadi target saya untuk membuat lukisan selanjutnya. Saya tertarik untuk menggambarkan sudut dekat kursi yang mengarah ke tulisan “Idjen Boulevard,” yang menurut saya lebih ikonik dalam merepresentasikan Jalan Ijen. S
udut ini memiliki komposisi menarik, dengan jalan yang memanjang, pohon-pohon besar di sisi kiri dan kanan, serta latar belakang bangunan kolonial yang memberi nuansa nostalgia.
Kebetulan, saya membuat sketsa gambar ini saat malam tahun baru. Oleh karena itu, saya berencana melukisnya dengan suasana malam hari, lengkap dengan tambahan elemen kembang api di langit. Pendaran cahaya dari lampu jalan, sorotan dari kendaraan yang melintas, serta warna-warni kembang api akan memberikan kontras yang menarik antara ketenangan malam dengan semarak perayaan.
Tantangan utama dalam melukis suasana malam adalah bagaimana menangkap cahaya dan bayangan dengan tepat, sehingga gambar tetap terlihat hidup dan memiliki kedalaman. Saya ingin menghadirkan suasana yang tidak hanya merekam keindahan visual Jalan Ijen, tetapi juga menangkap energi dan kehangatan perayaan tahun baru yang terjadi di sana.
Dengan berbagai pesona dan keunikan yang dimilikinya, tidak heran jika Jalan Ijen menjadi salah satu ikon Kota Malang. Baik di pagi yang sejuk, siang yang teduh, maupun malam yang penuh cahaya, kawasan ini selalu menawarkan pemandangan yang menenangkan sekaligus inspiratif. Melalui lukisan ini, saya berharap bisa menangkap esensi keindahan Jalan Ijen serta membagikannya kepada orang lain yang mungkin belum sempat mengunjunginya.
Hasil Kahir

Lukisan Jalan idjen malang malam hari
Selain menikmati gambar yang saya buat, kalian juga bisa melihat proses pembuatannya lewat video timelapse. Di video ini, saya merekam bagaimana saya melukis suasana malam di Jalan Ijen, lengkap dengan kembang api yang saya tambahkan untuk menangkap momen pergantian tahun.
Kalau penasaran dengan prosesnya, bisa langsung tonton di sini: